Categories
Uncategorized

Apakah Kerang Baik untuk Kesehatan?

Orang sering menolak kerang karena rasanya yang asin dan teksturnya yang kenyal. Namun, kerang, baik segar atau kalengan, memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Karena tinggi protein dan rendah lemak, mereka juga bagus untuk mereka yang sedang diet.

Selain itu, Anda dapat memasangkannya dengan berbagai sayuran dan biji-bijian untuk meningkatkan rasa serta nilai gizinya. Anda juga bisa memasak makanan super ini dari laut dengan berbagai cara dengan cara dikukus, dipanggang, digoreng, atau ditumis.

Berikut ini beberapa manfaat kerang bagi kesehatan.

Manfaat kesehatan kerang

  1. Kerang adalah salah satu sumber vitamin B12 terbaik

    Kerang memiliki kandungan vitamin A, B, dan C.Vitamin B yang tinggi dalam kerang termasuk vitamin B1, B2, B3, dan B12. Faktanya, ini adalah salah satu sumber vitamin B12 terbaik. Satu porsi 100 gram kerang dapat menyediakan sekitar 1000 mcg vitamin B12.

    Vitamin ini, disebut juga cobalamin, merangsang metabolisme, mengubah karbohidrat menjadi glukosa untuk memberi energi, membantu memproduksi sel darah merah dan mengatur sistem saraf pusat. Ini juga mengurangi risiko demensia, dan melindungi dari penyakit jantung dan kanker tertentu seperti paru-paru, usus besar, payudara, dan kanker prostat.

  2. Kerang rendah lemak tetapi tinggi asam lemak esensial

    Kerang rendah lemak jenuh tidak sehat tetapi tinggi asam lemak omega-3 yang merupakan lemak tak jenuh ganda. Satu porsi kerang tiga ons menawarkan sekitar 0,25 mg asam lemak omega-3.

    Asam lemak omega-3 adalah asam lemak esensial yang didapat tubuh melalui makanan tetapi tidak dapat dibuat. Ini adalah lemak jantung sehat yang mengurangi risiko penyakit jantung, degenerasi makula, dan penyakit kronis lainnya seperti radang sendi dan kanker. Ini mengurangi peradangan, meningkatkan HDL atau kolesterol ‘baik’ dan menurunkan trigliserida. Ini juga penting untuk fungsi kognitif dan perilaku.

  3. Kerang ternyata kaya akan zat besi

    Dalam hal mineral, kerang mengandung zat besi tinggi, bahkan lebih dari daging sapi, steak, dan hati. Zat besi berperan penting dalam produksi hemoglobin dan sel darah merah. Selain itu, itu memperkuat sistem kekebalan, membangun konsentrasi, dan membantu mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

    Satu porsi kerang tiga ons menyediakan sekitar 24 mg zat besi yang jauh lebih banyak daripada tunjangan diet yang direkomendasikan untuk pria dan wanita (RDA zat besi untuk pria dewasa adalah 8 mg / hari; untuk wanita adalah 18 mg / hari.)

    Selain itu, kerang mengandung sedikit mineral seperti selenium, kromium, mangan, seng, dan yodium. Faktanya, kerang dapat memasok hampir 116 persen dari RDA selenium untuk orang dewasa.

  4. Kerang adalah sumber protein yang baik

    Istirahatlah dari ayam dan daging merah dan makan kerang beberapa kali seminggu karena memiliki protein tingkat tinggi, bahan penyusun tubuh. Empat kerang besar dari sembilan kerang kecil (100g) dapat memasok sekitar 14 g protein.

    Secara umum RDA protein adalah 56 mg per hari untuk pria dan 46 mg per hari untuk wanita. Protein membantu memperbaiki otot dan jaringan.

    Kerang dipercaya memiliki lebih banyak protein daripada kebanyakan spesies makanan laut lainnya seperti kerang dan tiram. Protein tanpa lemak membantu Anda dengan upaya penurunan berat badan dengan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

  5. Kerang bagus untuk kulit Anda

    Kaya akan sejumlah nutrisi, kerang sangat baik untuk kulit Anda. Vitamin B12 dalam kerang membantu reproduksi sel yang membantu menjaga kesehatan kulit.

    Kerang juga mengandung riboflavin atau vitamin B2 yang membantu perkembangan dan fungsi kulit. Kandungan protein dan asam lemak omega-3 yang tinggi dari makanan ini juga baik untuk kulit, rambut, dan kuku Anda.

  6. Kerang memiliki jumlah kontaminan yang rendah

    Mereka memiliki jumlah kontaminan yang lebih rendah dibandingkan dengan spesies ikan dan makanan laut lainnya. Pencemaran tersebut biasanya disebabkan oleh pencemaran dan aktivitas industri di dekat perairan.

    Meski demikian, kerang tidak sepenuhnya bebas kontaminasi dan masih bisa menimbulkan gejala seperti sakit kepala, mual, pusing, dan kesemutan di bibir, lidah, wajah, leher, atau ujung jari.

    Kerang mentah pada khususnya, juga dapat terkontaminasi dengan sejenis bakteri Vibrio yang dapat menyebabkan penyakit serius. Jadi, selalu pilih kerang yang dibudidayakan.

Sumber:

National Center for Biotechnology Information, US National Library of Medicine- Karakterisasi senyawa vitamin B12 dari kerang, kerang, tiram, dan remis yang dapat dimakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *