Categories
Uncategorized

9 Manfaat Kesehatan yang Mengejutkan dari Semangka

Semangka tidak hanya sebagai pelepas dahaga yang sangat baik, tetapi juga menyediakan banyak nutrisi penting, termasuk vitamin, mineral, dan antioksidan.

Manfaat kesehatan semangka

Semangka (Citrullus lanatus) adalah buah tropis besar yang termasuk dalam keluarga labu (Cucurbitaceae). Anggota keluarga lainnya termasuk timun, squash dan labu.

Berasal dari Afrika, semangka diperkirakan pertama kali dibudidayakan di Mesir lebih dari 5.000 tahun yang lalu, dan dari sana semangka diperkenalkan ke wilayah Mediterania. Kemudian dibawa ke India dan pergi ke Cina melalui India antara abad ke-10 dan ke-12. Dari China, kemudian menyebar ke Asia Tenggara, Australia, dan Kepulauan Pasifik.

Semangka memiliki kulit luar yang halus dan tebal dengan garis-garis hijau tua. Mereka bisa berbentuk bulat atau oval dan beratnya dari beberapa pon sampai lebih dari 100 pon. Daging bagian dalam yang dapat dimakan sebagian besar berwarna merah tetapi bisa juga berwarna oranye, kuning atau putih tergantung pada jenis kultivar. Di dekat intinya, banyak biji hitam kecil tertanam di sepertiga bagian tengah daging. Dagingnya memiliki tekstur yang renyah dan berair dan rasanya seperti air manis biasa.

Varietas semangka

Semangka biasanya dimakan segar atau diperas menjadi jus. Jus semangka dapat dicampur dengan jus buah lain atau dibuat menjadi anggur.

Selain daging buah semangka, kulit buah dan bijinya juga bisa dimakan. Kulit buah semangka bisa digunakan untuk membuat acar semangka, dan bijinya bisa dipanggang seperti biji labu.

Nutrisi Semangka

Semangka sebagian besar mengandung air – sekitar 92 persen – tetapi buah yang berair ini direndam dengan nutrisi penting. Ini memiliki tingkat vitamin A, B6 dan C yang signifikan, serta kalium, magnesium, dan likopen – antioksidan kuat yang memberi warna merah pada buah. Buah yang menyegarkan ini juga bebas lemak dan rendah kalori.

Berikut adalah informasi nutrisi untuk satu cangkir (152 g) semangka potong dadu [1]:

  • Kalori: 45.6
  • air: 139 g
  • Gula: 9,4 g
  • Lemak: 0,2 g
  • Protein: 0,9 g
  • Karbohidrat: 11,5 g
  • Serat: 0,6 g
  • Vitamin A: 865 IU
  • Vitamin C: 12,3 mg

Manfaat Kesehatan Semangka

1. Membantu Anda tetap terhidrasi

Karena semangka mengandung kandungan air yang tinggi – 92 persen air, ini dapat membantu mengisi kembali cairan tubuh Anda. Ini juga membantu dalam memberikan efek pendinginan pada tubuh Anda. Jadi, semangka adalah pilihan camilan menyegarkan terbaik selama musim panas.

2. Mencegah penyakit jantung

Kandungan likopen yang tinggi pada semangka sangat efektif menurunkan tekanan darah dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Hypertension menemukan bahwa ekstrak semangka membantu menurunkan tekanan darah pada orang dewasa yang mengalami obesitas [2].

Studi lain yang diterbitkan di Menopause menemukan bahwa wanita pascamenopause yang mengonsumsi ekstrak semangka selama enam minggu mengalami penurunan tekanan darah dan kekakuan arteri dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi ekstrak semangka. [3].

3. Mengurangi risiko kanker

Beberapa penelitian telah mengaitkan diet kaya likopen dengan risiko kanker tertentu yang lebih rendah [4].

Sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Harvard menemukan bahwa pria yang mengonsumsi makanan kaya likopen memiliki risiko lebih rendah terkena kanker tertentu, khususnya. kanker prostat.

Satu studi menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi makanan tinggi likopen memiliki risiko 30 hingga 50 persen lebih rendah untuk berkembang kanker payudara.

4. Mendukung fungsi kekebalan

Semangka mengandung vitamin C, yang dapat meningkatkan sistem kekebalan Anda dan memperpendek gejala penyakit, termasuk flu biasa. Semangka juga menyediakan vitamin B6 dan glutathione. Tubuh membutuhkan vitamin dan antioksidan ini untuk fungsi kekebalan yang tepat.

5. Menjaga kesehatan mata

Semangka adalah sumber vitamin A yang sangat baik, yang penting untuk penglihatan yang sehat. Ini membantu menghasilkan pigmen di retina mata dan melindungi terhadap degenerasi makula terkait usia serta mencegah rabun senja.

6. Baik untuk kulit

Semangka juga bagus untuk kulit Anda. Vitamin A dan C yang ditemukan dalam semangka dapat membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas dan menjaga kesehatan kulit.

Penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin C dapat membantu meningkatkan kesehatan kulit, termasuk mengurangi risiko kerusakan terkait usia [5].

7. Melawan peradangan

Menjadi sumber antioksidan likopen dan vitamin C yang kaya, semangka dapat membantu mengurangi peradangan dan kerusakan oksidatif.

Misalnya, dalam studi tahun 2015 yang dilakukan pada tikus, ditemukan bahwa tikus yang diberi makan semangka memiliki tingkat penanda inflamasi protein C-reaktif yang lebih rendah dan stres oksidatif yang lebih rendah daripada kelompok kontrol. [6].

Dalam studi sebelumnya, makanan kaya likopen terbukti efektif dalam menurunkan peradangan dan stres oksidatif [7].

8. Mencegah batu ginjal

Semangka adalah diuretik alami yang berarti membantu meningkatkan produksi urin untuk mengeluarkan kotoran dari tubuh. Ini juga merangsang fungsi ginjal dan membantu mengurangi risiko batu ginjal.

9. Membantu menurunkan berat badan

Semangka rendah kalori dan sebagian besar terdiri dari air, jadi mengemil buah yang berair ini akan memberi Anda perasaan kenyang, membantu mengekang nafsu makan.

Cara Menyimpan Semangka

Anda dapat menyimpan semangka utuh di tempat gelap yang sejuk dan semangka akan tetap segar selama sekitar 2 minggu. Tetapi jika semangka Anda sudah matang sepenuhnya saat Anda membawanya pulang, semangka harus dimakan dalam waktu 3 hari, jika tidak maka semangka akan mulai membusuk dalam waktu 3 atau 4 hari.

Semangka yang diiris atau dipotong harus disimpan dalam wadah kedap udara di lemari es. Karena semangka sebagian besar adalah air, cairan mulai meninggalkan daging segera setelah dipotong dan terus keluar seiring bertambahnya usia.

Apakah Baik Makan Semangka Setiap Hari?

Semangka seharusnya tidak menimbulkan efek samping yang serius jika dimakan dalam jumlah yang wajar. Namun, jika Anda makan terlalu banyak semangka setiap hari, Anda mungkin mengalami masalah karena terlalu banyak kalium atau likopen.

Jumlah kalium yang berlebihan dapat menyebabkan kelemahan, kelumpuhan, detak jantung tidak teratur, atau bahkan serangan jantung. Kelebihan likopen juga menjadi perhatian orang sehat, karena bisa memicu perut kembung, diare, mual, dan muntah dalam jangka panjang.

Dianjurkan agar Anda mengonsumsi tidak lebih dari dua cangkir semangka sehari.

Bolehkah Makan Semangka di Malam Hari?

Meski belum ada bukti ilmiah bahwa makan semangka di malam hari bisa berbahaya bagi kesehatan Anda. Namun mengonsumsi semangka di malam hari bisa menyebabkan masalah pencernaan. Sistem pencernaan kita bekerja jauh lebih lambat di malam hari daripada di siang hari dan semangka sulit dicerna, sehingga kurangnya pencernaan ini akan menyebabkan sakit perut keesokan harinya.

Semangka juga mengandung persentase air yang sangat besar yang dapat memaksa Anda untuk pergi ke toilet terus menerus di malam hari, yang menyebabkan kurang tidur. Selain itu, ini mengandung jumlah gula yang cukup tinggi, yang dapat meningkatkan berat badan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *