Categories
Uncategorized

5 Kebiasaan Yang Menyebabkan Depresi

Wanita depresiSiapa pun yang pernah mengalami depresi benar-benar memahami dampaknya yang menghancurkan. Bagi sebagian orang, depresi adalah penyakit yang melemahkan. Itu merampas energi, konsentrasi, dan kesenangan seseorang. Orang yang berada dalam keadaan depresi tidak dapat menemukan kesenangan dalam apapun yang mereka lakukan. Dalam beberapa kasus yang parah, orang diketahui kehilangan keinginan untuk hidup. Penting bagi Anda untuk mengingat bahwa depresi adalah kondisi medis serius yang memerlukan perawatan profesional. Terapis atau dokter berlisensi dapat memberi Anda alat yang Anda butuhkan untuk mengatasi depresi.

Depresi disebabkan oleh beberapa hal, beberapa di antaranya bersifat fisik sementara yang lainnya bersifat psikologis. Berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang memicu depresi:

1. Kurang Olahraga

Ini mungkin terdengar aneh, tetapi olahraga sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental Anda. Menjadi tidak aktif dapat menyebabkan depresi. Tinggal di rumah sepanjang hari dan tidak melakukan aktivitas fisik menyebabkan orang menjadi malas atau makan terlalu banyak. Menjadi malas dan terlalu besar adalah cara yang pasti untuk membuat diri Anda mengalami depresi. Ini tidak hanya mengurangi mobilitas fisik Anda tetapi juga harga diri Anda. Selain itu, setiap kali Anda merasa tertekan, olahraga biasanya menjadi hal terakhir yang ada di pikiran Anda. Anda lebih suka duduk dan menangis daripada bergerak. Namun, penting bagi Anda untuk mengingat bahwa olahraga membuat perbedaan yang besar jika Anda kebetulan menderita depresi. Kebiasaan tinggal di tempat tidur atau tetap bersandar di sofa benar-benar ide yang buruk. Otak kita menghasilkan hal-hal yang dikenal sebagai bahan kimia perasaan senang seperti serotonin dan dopamin. Berolahraga bahkan selama 40 menit sehari membantu otak Anda menghasilkan lebih banyak bahan kimia ini, yang membuat Anda tetap aktif dan bersemangat tinggi.

2. Diet Yang Tidak Tepat

Sekali lagi, makan sehat tidak hanya baik untuk tubuh Anda tetapi juga pikiran Anda. Makanan yang mengandung lemak omega-3 disebut sebagai makanan otak karena sangat penting untuk kesehatan jaringan otak. Tubuh kita tidak dapat memproduksi lemak ini sendiri, jadi kita harus mendapatkannya dari makanan yang kita makan. Jika Anda tidak mengonsumsi makanan dengan jumlah lemak omega-3 yang cukup, otak Anda rentan terhadap serangan depresi. Makanan seperti hewan buruan, ikan air dingin, dan makanan laut adalah sumber lemak terbaik. Selain itu, ada juga pilihan suplemen. Rasanya mungkin tidak selalu enak, tetapi akan menjaga kesehatan otak dan mencegah timbulnya depresi. Anda harus selalu ingat bahwa kebiasaan makan yang buruk memang berperan dalam menyebabkan depresi. Saat Anda makan sehat, pikiran Anda juga akan sehat.

3. Kebiasaan Tidur yang Buruk dan Stres

Jika Anda terus-menerus mengurangi waktu tidur, Anda menciptakan situasi yang ideal untuk depresi. Pakar medis dan dokter menganjurkan agar Anda tidur setidaknya tujuh hingga delapan jam setiap malam. Anda juga harus memiliki kebiasaan tidur yang rutin. Membaca di tempat tidur, menggunakan laptop di tempat tidur, atau begadang hanyalah beberapa cara orang mengurangi waktu tidurnya. Jika Anda tidak cukup tidur, Anda menjadi mudah gelisah dan sangat paranoid. Ini meletakkan dasar untuk keadaan depresi. Jika Anda cukup istirahat, pikiran Anda selalu jernih dan tajam. Selain itu, orang yang kurang tidur tidak bekerja dengan baik. Hal ini menyebabkan mereka mengalami tingkat stres yang tinggi, yang sangat kontraproduktif. Semakin stres seseorang, semakin mereka tidak bisa tidur. Siklus berputar inilah yang menyebabkan depresi. Karena orang tersebut tidak dapat tidur atau menjalankan fungsinya dengan baik, mereka menjadi frustrasi dan mulai merasa terjebak. Jika mereka mulai merasa seolah-olah tidak bisa mengendalikan apa yang terjadi dalam hidup mereka, mereka akhirnya merasa tertekan. Kebanyakan orang tidak menghargai bahwa cukup tidur dapat membantu mencegah depresi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *