Categories
Uncategorized

11 Manfaat Kesehatan Makan Mangga

Mangga adalah salah satu buah tropis yang paling populer karena rasanya yang enak dan kandungan gizinya yang sangat baik. Sekarang, mari kita lihat fakta nutrisi dan manfaat mangga bagi kesehatan.

Manfaat kesehatan mangga

Mangga (Mangifera indica) adalah buah batu berair milik keluarga jambu mete Anacardiaceae. Mangga adalah tanaman asli Asia Selatan, mungkin India, yang dianggap sebagai buah suci di wilayah tersebut karena dikatakan bahwa Buddha sendiri bermeditasi di bawah pohon mangga.

Ada lebih dari 1000 jenis mangga di seluruh dunia, masing-masing memiliki ukuran, bentuk, dan warna yang berbeda. Namun, hanya sedikit varietas yang ditanam secara komersial.

Mangga memiliki kulit yang kasar dan tidak bisa dimakan, yang bisa berwarna hijau, kuning, atau merah. Bentuk buahnya bisa bulat, lonjong, berbentuk hati, atau berbentuk ginjal. Dagingnya lembut, berair dan rasanya manis saat matang, dan warnanya kuning hingga jingga tergantung pada tingkat kematangannya.

Mangga dapat dikonsumsi mentah atau dalam bentuk jus, milkshake, dan es krim, dan dapat dibuat dalam berbagai jenis hidangan asin dan manis.

Fakta Nutrisi Mangga

Mangga rendah kalori, lemak jenuh, dan natrium. Mereka juga dikemas dengan serat dan vitamin dan mineral esensial, yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan. Menurut USDA FoodData Central, satu cangkir potongan mangga mentah (165 g) berisi:

  • 99 kalori
  • 0,6 g lemak
  • 1,4 g protein
  • 24,7 g karbohidrat
  • 2,6 g serat
  • 22,5 g gula
  • 60 mg vitamin C.
  • 1790 IU vitamin A
  • 0,2 mg vitamin B6
  • 277 mg kalium
  • 16,5 mg magnesium

Selain itu, buah mangga kaya akan senyawa karotenoid dan polifenol, seperti mangiferin, beta-karoten, lutein, dan zeaxanthin yang dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Manfaat Kesehatan Mangga

1. Mencegah penyakit jantung

Mereka tinggi pektin, serat larut yang telah terbukti secara signifikan mengurangi kadar kolesterol LDL (jahat) dan menurunkan risiko penyakit jantung. Kandungan kalium yang tinggi, vitamin B6 dan serat yang ada dalam buah ini juga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung Anda.

2. Mengelola diabetes

Terlepas dari rasa manis dan kandungan gulanya yang tinggi, beberapa penelitian telah mengungkapkan bahwa mangga dapat berdampak positif bagi mereka yang memiliki diabetes.

Sebuah penelitian terhadap 20 orang dewasa yang mengalami obesitas menunjukkan bahwa konsumsi sekitar satu setengah buah mangga segar (100 g) selama 12 minggu menghasilkan penurunan kadar glukosa darah. [1].

Studi lain yang diterbitkan dalam Journal of the Science of Food and Agriculture, menemukan bahwa kulit mangga mengandung serat makanan, polifenol, dan karotenoid, yang menunjukkan efek anti-diabetes. [2].

3. Menurunkan tekanan darah

Mangga kaya akan mineral seperti magnesium dan potasium yang menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah Anda. Peran magnesium adalah mengendurkan otot, termasuk otot jantung. Magnesium juga menurunkan tingkat stres Anda, yang dapat menurunkan tekanan darah. Kalium memiliki efek menguntungkan pada tekanan darah karena melawan efek peningkatan tekanan darah dari garam (natrium).

Sebuah studi yang dilakukan di University of California, Davis menemukan bahwa konsumsi mangga memiliki efek menguntungkan pada tekanan darah sistolik di antara wanita pascamenopause yang sehat. [3].

4. Mengurangi risiko kanker

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa yang ditemukan dalam mangga yang disebut mangiferin dapat membantu mencegah atau menghalangi pertumbuhan kanker.

Dalam studi tahun 2017 dari University of Missouri mempelajari mangiferin dengan tumor prostat, para peneliti menemukan bahwa mangiferin mengurangi ukuran tumor sebanyak lima kali setelah tiga minggu pengobatan. [4].

Selain itu, sebuah studi 2013 menguji mangiferin terhadap sel kanker payudara. Para peneliti menemukan bahwa senyawa tersebut menghambat keganasan dan perkembangan sel kanker payudara [5].

5. Meningkatkan pencernaan

Mangga mengandung pektin makanan yang dapat membantu mengatur pencernaan. Selain itu, mangga mengandung enzim pencernaan amilase, yang memecah karbohidrat dari pati (karbohidrat kompleks) menjadi gula sederhana dan menyerapnya, sehingga meningkatkan pencernaan.

Enzim amilase dalam mangga menjadi lebih aktif saat buah matang. Inilah sebabnya mangga menjadi lebih manis saat mulai matang.

6. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Mangga adalah sumber vitamin C yang bagus, yang membantu menjaga sistem kekebalan Anda tetap kuat. Beta-karoten adalah nutrisi penting lainnya dalam mangga yang meningkatkan kekebalan.

Sebuah tinjauan studi pada tahun 1999 menemukan bahwa suplementasi beta-karoten dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan [6].

7. Mendukung kesehatan mata

Mangga kaya akan vitamin A yang diperlukan untuk kesehatan mata. Mangga juga mengandung karotenoid, seperti lutein dan zeaxanthin, yang merupakan senyawa alami yang melindungi retina dan lensa dari kerusakan oksidatif.

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Ophthalmology, para peneliti menemukan bahwa antioksidan ini dapat meningkatkan fungsi visual, mengurangi ketidaknyamanan akibat silau, dan menurunkan risiko degenerasi makula terkait usia (AMD). [7].

8. Menjaga kesehatan kulit

Mangga mengandung riboflavin, yang berperan penting dalam pemeliharaan kulit yang sehat dan bercahaya. Mangga juga mengandung vitamin A, yang dikenal dapat mengurangi garis halus dengan meningkatkan pergantian sel, yang mencegah sel kulit mati menyumbat pori-pori.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Institut Pengobatan Oriental Korea menemukan bahwa ekstrak mangga dapat membantu melawan penuaan kulit yang disebabkan oleh UVB. [8]. Namun, penelitian ini dilakukan pada tikus dan diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengklarifikasi apakah hasil ini diterjemahkan ke manusia.

9. Menjaga kesehatan otak

Mangga mengandung vitamin B6, yang penting untuk menjaga fungsi otak. Faktanya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kekurangan vitamin B6 dapat memengaruhi daya ingat dan berkontribusi pada gangguan kognitif [9].

Dalam studi tikus yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Biology, peneliti menunjukkan bahwa senyawa tertentu yang ditemukan dalam ekstrak mangga dapat meningkatkan kinerja memori tikus. [10].

10. Meningkatkan kesehatan rambut

Mangga adalah sumber vitamin A yang baik, yang mendorong pertumbuhan rambut dan produksi sebum, cairan yang membantu melembabkan kulit kepala agar rambut tetap sehat.

Selain itu, mangga mengandung polifenol, yaitu antioksidan alami yang membantu melindungi folikel rambut dari kerusakan akibat stres oksidatif.

11. Mengobati penyakit kudis

Mangga kaya akan vitamin C yang menjadikannya pengobatan yang efektif untuk penyakit kudis, suatu kondisi yang disebabkan oleh kekurangan vitamin C. Hal ini sering ditandai dengan gusi berdarah, ruam, memar, kelemahan dan kelelahan. Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, maka Anda harus memasukkannya ke dalam makanan Anda.

Cara Mematangkan dan Menyimpan Mangga

Jika Anda membeli mangga mentah, simpan di dalam kantong kertas bersuhu ruangan; mereka akan matang dalam dua hari. Setelah matang, mereka bisa disimpan di lemari es selama beberapa hari.

Anda juga bisa menyimpannya dalam keadaan beku, utuh atau precut. Mangga beku bisa bertahan hingga 6 bulan jika disimpan dengan benar. Mereka lebih baik digunakan sebagai bubur atau smoothie.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *