Categories
Uncategorized

Squash Musim Dingin Beraroma Indah dan Kari Jamur Liar di Bawah Tanah Reporter Kesehatan

Kari adalah salah satu hidangan yang disukai atau dibenci. Hanya menyebutkan kata kari bisa membuat seseorang berair dan membangkitkan nafsu makan, atau menimbulkan “Yuck!” faktor orang lain. Beberapa orang menganggap rasa dan aroma kari menggoda, dan beberapa menganggapnya menjijikkan. Apa itu kari — dan mengapa kari menimbulkan reaksi yang berlawanan dari spektrum?

Kari adalah hidangan yang berasal dari India, dan terdiri dari kombinasi rempah-rempah atau herba, yang biasanya meliputi kunyit, jahe, ketumbar, jinten, dan cabai segar atau kering. Hidangan itu dinamai pohon kari (Murraya koenigii), pohon asli India, yang daunnya sering digunakan untuk kari.

Kari umumnya dibuat dengan saus (basah) atau dengan campuran bumbu (kering). Kari basah mengandung banyak kuah atau saus berbahan dasar kaldu yang terbuat dari krim kelapa, santan, krim susu, yogurt, tumis bawang bombay yang dihancurkan, atau pure legume atau tomat. Kari kering dimasak dengan sedikit cairan yang dibiarkan menguap, meninggalkan bahan lainnya dilapisi dengan bumbu yang kuat.

Hidangan kari biasanya berisi ikan, daging, unggas, atau kerang yang dipadukan dengan sayuran — atau bisa juga sepenuhnya vegetarian. Menurut Survei Negara Bagian Bangsa Hindu-CNN-IBN, 31% orang India adalah vegetarian.

Fakta Menarik: Negara India memiliki tingkat konsumsi daging terendah
Di dalam dunia. Di India, menjadi vegetarian biasanya mengacu pada
lakto-vegetarianisme—Yaitu, seorang vegetarian yang makanannya termasuk produk susu
produk, sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan.
Dengan definisi itu, orang India yang menyebut diri mereka vegetarian tidak vegan.

Ada ribuan jenis kari – tidak hanya dari India, tetapi juga Thailand, Cina, dan Sri Lanka, untuk beberapa nama. Sebagai bagian dari terbitan Senin Tanpa Daging dari Underground Health Reporter, saya menampilkan hidangan kari ala India yang dibuat dengan labu musim dingin dan jamur liar. Ini adalah makanan vegan yang menenangkan yang sempurna untuk malam musim gugur atau musim dingin. Anda dapat menggunakan jamur pilihan Anda — seperti shiitake, portobello kecil (crimini), atau terompet — dan berbagai macam jamur liar juga, jika tersedia di toko makanan terdekat. Anda bisa membuat hidangan sepedas atau seringan yang Anda inginkan. Cabai rawit dan cabai hijau dalam resep ini dirancang untuk melengkapi saus santan yang lembut — dan hasilnya adalah hidangan dengan rasa yang indah yang bahkan disukai oleh para pembenci kari.

Labu Musim Dingin dan Kari Jamur Liar

Porsi: 4 sampai 6
Waktu Persiapan / Memasak: 30 menit

Bahan:
3 sendok makan minyak sayur
10 ons butternut atau labu musim dingin lainnya, kupas dan potong dadu menjadi kubus berukuran ½ inci
Garam dan lada hitam yang baru digiling
1 atau 2 cabai hijau utuh kecil, seperti jalapeño atau serrano
3 bawang merah sedang atau 1 bawang bombay kecil, potong dadu halus
½ sendok teh biji sawi hitam
½ sendok teh biji jintan
Segenggam daun kari segar atau beku, opsional
2 siung bawang putih, cincang
1 sendok teh ketumbar tumbuk
Sejumput cabai rawit
½ sendok teh kunyit
1 pon jamur, sebaiknya campuran dibudidayakan dan liar, dipotong dan diiris setebal 1/8 inci
¾ cangkir santan
2 sendok makan air jeruk nipis
Tangkai daun ketumbar, untuk hiasan

Petunjuk arah:

1) Dalam wajan besar, panaskan minyak dengan api sedang-besar. Saat panas, tambahkan kubus labu dalam satu lapisan. Bumbui dengan garam dan merica, masak selama sekitar 2 menit, biarkan kubus berwarna cokelat sedikit. Kemudian, balik dan masak selama 2 menit lagi. Gunakan sendok berlubang untuk mengangkat labu, dan sisihkan.

2) Potong irisan memanjang di setiap cabai untuk membukanya, tetapi biarkan utuh. (Hal ini memungkinkan panas dan rasa cabai terlepas ke dalam saus tanpa membuatnya terlalu pedas.) Tambahkan bawang merah ke dalam wajan, garam sedikit dan masak sambil diaduk selama 1 menit. Tambahkan biji mustard, biji jintan dan daun kari dan biarkan mendesis selama 30 detik. Kemudian tambahkan bawang putih, ketumbar, cabai rawit, kunyit dan cabai. Aduk rata dan masak selama 30 detik lagi.

3) Tambahkan jamur ke dalam wajan, bumbui dengan garam dan aduk untuk melapisi. Lanjutkan memasak sambil diaduk sampai jamur mulai lunak, kurang lebih 5 menit.

4) Kembalikan squash kubus ke dalam wajan, aduk dalam santan dan didihkan. Kecilkan api menjadi sedang dan biarkan mendidih selama 5 menit lagi. Jika campuran terlihat kering, tambahkan sedikit air. Bumbui dengan garam secukupnya.

Sebelum disajikan, masukkan air jeruk nipis. Pindahkan ke piring saji hangat dan hiasi dengan daun ketumbar. Sajikan dengan nasi basmati, bihun atau kentang tumbuk.

Ramah Cetak, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *