Categories
Uncategorized

Kamut: Manfaat Kesehatan dan Petunjuk Praktis

Februari adalah bulan dimana kita merayakan semua urusan hati. Dengan mengingat hal itu, kami melihat lebih dekat gandum utuh yang semakin populer untuk ditambahkan ke repertoar ramah-hati Anda: kamut. Kamut sebenarnya adalah nama merek dagang untuk varietas gandum tertentu yang disebut gandum khorasan. Nama merek dagang mencakup jaminan kualitas tertentu, seperti ditanam secara organik dan mengandung tingkat nutrisi tertentu (protein, selenium). Perusahaan yang merek dagang nama kamut mengharuskan biji-bijian ditanam secara organik dan tidak pernah dihibridisasi. Inilah sebabnya mengapa kamut kadang-kadang disebut sebagai biji-bijian kuno, karena dianggap tidak berubah dari perkawinan silang apa pun sejak awal mula di Timur Tengah.

Informasi Gizi untuk Kamut

1/2 cangkir biji-bijian kamut matang (beri) mengandung:

  • Kalori: 126 kkal
  • Karbohidrat: 26,2 g
  • Lemak: 0.8 g
  • Protein: 5.6 g
  • Serat: 3.4 g
  • Indeks Glikemik: Rendah

Dibandingkan gandum, kamut memiliki lebih banyak protein dan selenium per porsi. Selenium hanya dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah kecil, tetapi sangat penting karena dapat dimasukkan ke dalam enzim antioksidan yang bertanggung jawab untuk mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Studi menunjukkan bahwa orang dengan asupan selenium tinggi memiliki risiko lebih rendah terkena berbagai jenis kanker.

Selain itu, kamut juga merupakan sumber zat besi, magnesium, mangan (mineral lain yang terlibat dalam reaksi antioksidan di dalam tubuh), seng, dan vitamin B. Sangat banyak yang bisa dirayakan dengan gandum utuh ini!

Cara Memasak Kamut

Seperti gandum, kamut tersedia dalam berbagai bentuk: biji-bijian (beri), serpihan, atau tepung. Kamut dapat dibeli dari pengecer makanan kesehatan maupun online. Biji harus direndam semalaman sebelum dimasak. Gunakan tiga bagian air untuk satu bagian butiran; didihkan, lalu didihkan selama sekitar 40 menit atau sampai empuk. Gunakan tiga bagian air untuk satu bagian butiran; didihkan, lalu didihkan selama sekitar 40 menit atau sampai empuk. Setelah matang, kamut akan menjadi empat kali lipat. Ini berarti 1 cangkir kering akan menghasilkan sekitar 4 cangkir matang. Memasak serpihan kamut membutuhkan waktu yang lebih singkat.

Tepung kamut tersedia dalam versi gandum utuh dan olahan, jadi tidak selalu “gandum utuh”.

Anda juga dapat menemukan kamut yang dimasukkan ke dalam pasta, biskuit, sereal sarapan, roti, dan keripik.

Catatan khusus tentang gluten: Kamut memang mengandung gluten dan tidak aman untuk penderita penyakit celiac.

Cara Mendapatkan Lebih Banyak Kamut dalam Diet Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *