Categories
Uncategorized

Bunga yang bisa dimakan bisa membantu meningkatkan asupan vitamin E.

Di era fotografi makanan Instagram dan media sosial ini, bunga dible yang cukup bisa dimakan sering terlihat mencerahkan foto salad, sup, hidangan daging, dan banyak lagi.

Tapi, katakanlah, bunga peneliti Portugis bukan hanya hiasan yang cantik. Para ilmuwan dari Institut Politeknik Bragança, Universitas Porto, dan Universitas Aveiro di Portugal menganalisis komposisi fitokimia borage dan centaurea, dua bunga yang dapat dimakan yang populer.

Secara keseluruhan, temuan mereka menunjukkan bahwa “konsumsi bunga yang dapat dimakan setiap hari dapat berkontribusi untuk memasok beberapa makronutrien, vitamin, dan asam organik ke makanan manusia.”

Studi yang dipublikasikan di jurnal Food Research International, Juga menyimpulkan bahwa konsumsi kelopak bunga ini dapat, secara khusus, berkontribusi pada dosis harian vitamin E yang direkomendasikan (kebanyakan alfa-tokoferol), berdasarkan berat kering 100g setiap kelopak bunga pada semua tahap pembungaan.

Ada apa di dalam bunga?

Analisis lebih lanjut terhadap kelopak bunga yang dikumpulkan dari rumah kaca Sekolah Pertanian Institut Politeknik Bragança, dilakukan lookign pada bunga pada berbagai tahap perkembangan (tahap kuncup rapat, tahap kuncup matang, dan terbuka penuh).

Mereka kemudian menganalisis kandungan serat makanan, karbohidrat, lemak, protein, asam lemak, vitamin E, dan karotenoid – yang merupakan senyawa pigmen yang telah dikaitkan dengan manfaat kesehatan mata dan banyak lagi.

Nilai gizi kedua bunga tersebut cukup mirip. Perbedaan utama adalah bahwa centaurea memiliki lebih banyak kalori dan serat makanan total, sedangkan borage lebih tinggi pada asam lemak dan karotenoid.

Melihat kelopak asli saja, tanpa kuncup, borage memiliki total karotenoid terendah.

“Meskipun jumlah senyawa tertentu lebih rendah… Karenanya karakteristik ini dapat mendorong penggunaan bunga yang dapat dimakan (seluruh bunga dan kelopak) untuk konsumsi manusia,” mereka menyimpulkan.

Kekuatan bunga

Baik centaurea dan borage memiliki sejarah panjang penggunaan kuliner.

Centaurea (Centaurea cyanus), juga disebut ‘bunga jagung biru’ atau ‘tombol bujangan’, adalah tanaman asli Eropa. Bunganya tidak memiliki wewangian, tetapi memiliki rasa manis hingga pedas seperti cengkeh. Kelopak bunga Centaurea sangat cocok untuk dicampur dengan bunga lain untuk membuat hidangan lebih menarik, untuk ditaburkan di atas salad dan dapat digunakan sebagai bahan dalam teh.

Borage (Borago officinalis) adalah ramuan tahunan, yang berasal dari beberapa bagian wilayah Mediterania, dan dibudidayakan untuk keperluan pengobatan dan kuliner, tetapi terutama untuk minyak biji borage. Bunga bolong juga berwarna biru dan terkadang tampak putih atau merah muda. Kelopak bunga memiliki rasa seperti mentimun dan benang sari menambahkan sedikit rasa manis. Bunganya digunakan dalam hidangan sayur dan salad buah, untuk menghiasi sup atau menghias makanan penutup, serta dalam es batu untuk minuman musim panas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *