Categories
Uncategorized

6 Obat Herbal yang Bisa Anda Tumbuhkan Dalam Pot – Dherbs.com

6 Herbal Obat Yang Bisa Anda Tumbuhkan Dalam Pot

Taman adalah tempat perlindungan yang tenang yang memberikan kesempatan tak terbatas. Anda dapat menggunakannya untuk menanam makanan atau Anda dapat memanfaatkan kekuatan herbal untuk memberi manfaat bagi kesehatan Anda. Anda bahkan tidak membutuhkan taman! Belilah pot, tanah, dan tumbuhan kecil, beri mereka cinta, sinar matahari, dan air, lalu persiapkan dengan berbagai cara. Dari tincture dan sirup hingga teh dan bumbu, herbal memiliki banyak kegunaan dan dapat membantu meningkatkan daya ingat, mengurangi gejala radang sendi, dan bahkan melawan flu biasa.

Beberapa tumbuhan tumbuh subur di luar ruangan, sementara yang lain tumbuh lebih baik di dalam ruangan. Pada akhirnya, Anda dapat dengan mudah menanamnya dalam pot tanpa perlu sebidang tanah. Bahkan jika Anda tinggal di apartemen dan hanya memiliki balkon berukuran lima kali tujuh kaki, Anda dapat menanam tanaman herbal di artikel ini. Raih manfaat kesehatan dari herbal sepanjang tahun saat Anda menanamnya di rumah. Lanjutkan membaca untuk mempelajari lebih lanjut tentang memulai pengobatan, kebun herbal Anda.

Lidah buaya:

Setiap orang bisa mendapatkan keuntungan dari mengundang lidah buaya ke dalam hidup mereka. Gel memiliki sifat menenangkan, mendinginkan, antibakteri, pengemulsi, dan anti-inflamasi. Mungkin untuk menggunakannya mengurangi rasa sakit dan gatal akibat sengatan matahari, atau bahkan menambahkan smoothie untuk mendorong pencernaan yang lebih sehat. Oleskan ke kulit untuk membantu mengurangi jerawat atau gejala eksim dan rosacea. Itu tanaman yang kuat yang tumbuh di dalam dan di luar ruangan. Bawa ke dalam selama musim dingin dan biarkan di luar di bulan-bulan hangat. Pastikan saja tidak ada paparan sinar matahari penuh, karena akan layu.

Rosemary:

Rosemary adalah semak yang memiliki batang berkayu dan jarum aromatik. Asam rosemarinic di dalam jarum memiliki sifat antibakteri, antiradang, dan antijamur yang kuat. Beberapa penelitian menemukan bahwa antioksidan dalam rosemary menunjukkan efek anti kanker, sedangkan sifat antijamur terbukti efektif melawan listeria dan H. pylori. Untuk tanaman rosemary yang sehat, pastikan tanah diangin-anginkan dengan benar. Sirami hanya saat tanah kering. Butuh waktu agak lama untuk tumbuh, tetapi jangan takut untuk memangkas daun jika Anda ingin memasak bersama mereka.

Tulsi:

Dikenal dengan antioksidan, adaptogenik, meningkatkan kekebalan, antidepresan, dan sifat mengeluarkan lendir, tulsi adalah ramuan yang bagus untuk ditanam di rumah. Anda mungkin lebih familiar dengan nama tulsi lainnya, basil suci. Ini adalah ramuan rakyat tradisional yang bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan kognitif, menjadikannya bagus untuk orang tua. Tulsi menikmati sinar matahari penuh di daerah beriklim sedang, tetapi juga menyukai keteduhan di iklim yang lebih hangat. Pastikan untuk memangkas tunas dan bunga awal, seperti kemangi biasa, jika Anda menginginkan tanaman yang sehat.

Oregano:

Oregano adalah bumbu kuliner klasik, tetapi memiliki beberapa manfaat kesehatan yang kuat. Beberapa penelitian meneliti carvacrol, senyawa dalam oregano itu dapat membantu melindungi dari artritis. Studi lain menemukan antioksidan bermanfaat dalam oregano yang menunjukkan kemampuan memperlambat pertumbuhan kanker tertentu. Polifenol bahkan dapat membantu mengurangi risiko seseorang terkena penyakit kronis lainnya. Ini adalah tanaman tahunan yang membutuhkan cahaya alami. Ini tanaman ambang jendela yang sempurna! Biarkan saja di jendela selama enam jam sehari dan pastikan tanah benar-benar kering sebelum Anda menyiraminya.

Serai:

Sereh memiliki aroma yang indah dan menyegarkan yang merupakan ramuan pokok dalam pengobatan tradisional India, Karibia, Cina, dan Brasil. Sebagian besar penelitian modern berfokus pada manfaat minyak esensial serai, tetapi serai yang sebenarnya membantu mengurangi kecemasan, stres, gejala insomnia, dan durasi masuk angin dan flu. Anda dapat menggunakannya dalam kaldu, sup, atau Anda dapat membuatnya menjadi teh aromatik. Serai tumbuh subur dalam pot, dan harus dibawa ke dalam ruangan selama musim dingin. Ini memiliki kecenderungan untuk mengambil alih taman, jadi menanamnya dalam pot mencegah hal ini. Serai lebih menyukai sinar matahari penuh dan tanah cepat kering.

Timi:

Sudah umum bagi petugas kesehatan di Eropa untuk menggunakan timi dalam banyak produk pilek & flu mereka. Penelitian telah menunjukkan bahwa thyme memiliki kemampuan untuk mengurangi gejala bronkitis, asma, dan bahkan emfisema. Studi lain menemukan bahwa timi menunjukkan sifat ekspektoran dan antibakteri, membuatnya bagus jika Anda perlu menghilangkan kelebihan lendir dari tubuh. Timi dapat diperbanyak dari stek, tetapi mudah untuk membeli tanaman baru yang kecil. Simpan di pot kecil di ambang jendela agar mendapat cukup cahaya. Anda bahkan tidak perlu banyak menyiramnya karena tahan kekeringan.

Sumber:

https://chestnutherbs.com/growing-medicinal-herbs-in-pots/
https://www.motherearthliving.com/gardening/herb-gardening/medicinal-herbs-zmgz12ndzmel
https://www.hallstirredup.com/medicinal-herbs-grow-in-pots-infographic/

2021-02-05T18: 09: 19-07: 00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *