Categories
Uncategorized

5 Hal Mengejutkan Yang Merusak Kesehatan Usus Anda

5 Hal Mengejutkan Yang Merusak Kesehatan Usus Anda

Setiap hari, tubuh terpapar berbagai virus, bakteri, racun, dan patogen yang dapat mengganggu kesehatan Anda. Untungnya, sistem kekebalan memiliki sel khusus yang bekerja untuk menetralkan penyerang asing ini saat bersentuhan. Nah, hal ini benar jika sistem kekebalan Anda berfungsi secara maksimal. Jika sistem kekebalan Anda terganggu karena alasan apa pun, kesehatan Anda bisa berisiko.

Salah satu cara termudah untuk menjaga sistem kekebalan Anda dalam kondisi prima adalah dengan mempertahankannya keseimbangan yang sehat dari flora usus. 100 triliun bakteri yang menghuni usus Anda memiliki pengaruh lebih besar terhadap kesehatan Anda secara keseluruhan daripada yang Anda sadari. Beberapa dari bakteri ini bermanfaat, sementara yang lain tidak ramah dan berbahaya bagi kesehatan Anda. Ketika timbangan mengarah ke bakteri tidak sehat di usus, semuanya mulai bergerak ke selatan, yang juga dikenal sebagai disbiosis. Ini telah dikaitkan dengan resistensi insulin, obesitas, penyakit radang usus, peradangan, dan kanker kolorektal.

Mengekspos usus ke makanan tertentu atau racun makanan mengancam kemampuan Anda untuk memetabolisme dan menyerap nutrisi. Kegagalan menyerap nutrisi penting dapat menyebabkan kesehatan mental dan fisik yang buruk. Menjaga agar sistem pencernaan Anda tetap kuat dan bakteri menguntungkan tetap hidup adalah jawabannya! Anda tidak dapat melakukan itu jika Anda terus menghancurkan usus Anda dengan hal-hal berikut ini.

Mengambil Terlalu Banyak Antibiotik:

Antibiotik dapat membantu mengobati berbagai infeksi, atau membantu mencegah terjadinya infeksi setelah prosedur pembedahan. Mereka juga merusak kesehatan usus Anda, membunuh bakteri menguntungkan dan tidak sehat. Mengonsumsi terlalu banyak antibiotik memengaruhi keragaman dan komposisi bakteri di usus Anda, yang menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang. Setelah Anda menyelesaikan satu dosis antibiotik, sebagian besar bakteri kembali dalam satu hingga empat minggu, tetapi kadarnya tidak pernah sama. Ketika beberapa bakteri kembali, mereka bahkan bisa menjadi kebal antibiotik.

Terlalu banyak stres:

Stres menyebabkan komplikasi psikologis, emosional, dan fisik. Studi menemukan bahwa stres dapat memengaruhi kelimpahan dan jenis bakteri di usus Anda. Karena usus berkomunikasi dengan otak, hal itu dapat memengaruhi suasana hati Anda secara keseluruhan. Penelitian menunjukkan itu Lactobacillus, bakteri menguntungkan, justru berkurang saat terkena stres. Sumbu usus-otak adalah jalan raya komunikasi yang kuat, jadi kendalikan stres Anda jika Anda ingin memelihara mikrobioma yang sehat.

Kurang Tidur:

Tidur adalah jawabannya, semuanya! Yah, mungkin bukan rahasia alam semesta, tapi tidur membantu tubuh pulih dan membuat Anda seimbang. Tubuh memiliki ritme sirkadian, yang merupakan jam yang memberi tahu Anda kapan harus pergi tidur dan kapan harus bangun. Jam internal ini memengaruhi hormon Anda, dan dapat membuat Anda tetap waspada atau membuat Anda lelah. Usus memiliki ritme seperti sirkadian yang serupa dan mengganggu itu dapat berdampak negatif pada bakteri usus. Satu studi menemukan bahwa dua hari-hari kurang tidur menyebabkan perubahan flora usus, meningkatkan keberadaan bakteri jahat yang menyebabkan penambahan berat badan dan diabetes.

Diet Barat:

Diet Barat adalah sesuatu yang biasa dilakukan oleh dunia Barat. Hal ini juga menjadi salah satu alasan utama tingginya persentase populasi orang dewasa yang mengalami kesehatan usus yang buruk. Semua daging, gula rafinasi, lemak tidak sehat, bahan olahan, produk susu, hormon, dan antibiotik mendatangkan malapetaka pada mikroba usus. Selain itu, kekurangan serat mengganggu kemampuan tubuh untuk secara efisien memindahkan makanan melalui saluran pencernaan. Ada banyak penelitian yang mendokumentasikan fakta bahwa diet Barat mengubah mikrobiota usus. Perubahan ini menyebabkan obesitas dan penyakit metabolik lainnya, dan meningkatkan risiko radang usus.

Gaya Hidup Menetap:

Jumlah waktu yang dihabiskan orang dalam posisi duduk meningkat setiap tahun. Orang-orang di seluruh dunia terus mengembangkan bakteri usus patogen, yang menurunkan keanekaragaman bakteri menguntungkan. Ini dapat berkontribusi pada risiko penyakit dan kondisi kronis yang lebih tinggi. Pasangkan ini sifat menetap dengan kurang olahraga dan kesehatan usus menurun drastis. Aktivitas fisik dapat meningkatkan kesehatan usus! Beberapa penelitian menemukan bahwa tingkat olahraga lebih tinggi menyebabkan flora usus yang beragam dan kesehatan metabolisme yang lebih baik. Kegagalan berolahraga meningkatkan produksi bakteri berbahaya di usus.

Sumber:

https://draxe.com/health/gut-health/
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6969170/
https://atlasbiomed.com/blog/11-ways-your-life-can-disrupt-the-gut-microbiome/
https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/28187199/https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25021423/

2021-02-11T17: 19: 33-07: 00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *